Liputan (Citizen Journalism) ini dibuat oleh salah satu mahasiswa Universitas Islam Makassar
Warga yang tinggal di Jalan Kotipa Raya, Pacerakkang, Makassar mengungkapkan kekhawatiran mereka mengenai banjir yang sering terjadi setiap musim hujan (10/02/2025).
Banyak di antara mereka yang merasa cemas karena tidak adanya perhatian yang memadai dari pemerintah untuk menangani masalah ini. Setiap kali musim hujan datang, mereka harus siap menghadapi banjir yang tak jarang merendam rumah mereka.
Menurut seorang warga setempat, kondisi ini sudah berlangsung cukup lama dan semakin meresahkan, Situasi ini menambah beban bagi masyarakat yang tinggal di sekitar daerah tersebut.
"Kami selalu was-was setiap memasuki musim hujan. Tidak ada perubahan yang signifikan untuk mengatasi masalah ini," ujar salah seorang warga yang tinggal di wilayah tersebut.
Selain masalah banjir yang datang setiap tahun, kerugian yang ditimbulkan setelah air surut juga tidak kalah besar. Banyak rumah yang mengalami kerusakan, mulai dari perabotan rumah tangga hingga struktur bangunan yang terendam air. Warga mengaku sering kali terpaksa mengganti perabot rumah yang rusak akibat banjir.
"Setelah banjir surut, kami harus membersihkan rumah dan mengganti barang-barang yang rusak. Ini sangat menyulitkan kami," tambah warga lainnya.
Masalah ini tidak hanya mengganggu kenyamanan hidup sehari-hari, tetapi juga berdampak pada ekonomi masyarakat. Banyak dari mereka yang harus mengeluarkan biaya tambahan untuk memperbaiki kerusakan akibat banjir. Tidak jarang, sebagian besar warga terpaksa menghabiskan uang tabungan mereka untuk memperbaiki rumah yang rusak setiap kali banjir datang.
Fenomena banjir ini sudah terjadi selama beberapa musim hujan berturut-turut. Menurut warga, banjir sering terjadi 3 hingga 4 kali dalam satu musim hujan. Hal ini menyebabkan mereka semakin merasa terabaikan oleh pemerintah yang seharusnya memberikan perhatian lebih terhadap penanganan masalah banjir di wilayah tersebut.
Dalam situasi seperti ini, masyarakat berharap agar pemerintah lebih serius dalam menangani masalah banjir, baik dari segi pencegahan maupun penanganan pasca-banjir. Mereka menginginkan adanya solusi yang berkelanjutan untuk mengatasi masalah ini, agar kehidupan mereka tidak terus-menerus terganggu setiap kali musim hujan tiba.
Reporter: Muh Tegar Saputra