masukkan script iklan disini
UKKIRI_Lembaga Kemahasiswaan (LK) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Alauddin Makassar tarik diri dari kepanitiaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tingkat fakultas yang akan diselenggarakan pada tanggal 2-4 September 2024 mendatang, Sabtu (24/08/2024).
Ketua Dewan Mahasiswa (DEMA) FEBI, Yahya Nur, mengatakan keputusan LK FEBI bukan tanpa alasan, melainkan ada faktor yang buat mereka ambil keputusan demikian.
“Yang pertama adanya intervensi pada panitia PBAK dan pengurus lembaga kemahasiswaan, adanya batasan kreatifitas panitia, tidak keluarnya SK kepanitiaan PBAK, dan tidak jelasnya anggaran PBAK,” ungkapnya.
Selanjutnya, LK FEBI memberikan surat pernyataan sikap mengundurkan diri dari kepanitiaan PBAK, dalam surat itu berisi 4 point di atas.
Sejalan dengan itu, Wakil Dekan III, saat menemui massa aksi pada Rabu 21 Agustus 2024, menyetujui pengunduran diri LK FEBI dan akan melibatkan mahasiswa di luar LK FEBI pada saat PBAK.
“Kami terima penarikan diri dari keterlibatan PBAK, tapi tidak berarti PBAK dikelola sepenuhnya oleh pimpinan dan dosen, tetapi lembaga yang menarik diri (namun) mahasiswa yang lain tidak menarik diri.”
Sementara itu, berdasarkan buku pedoman mahasiswa Keputusan Dirjen Pendidikan Islam (DIRJENPENDIS) No.4962 tahun 2016 tentang pedoman PBAK PTKI, pada poin G Nomor 2 dijelaskan bahwa Tim Pemantau PBAK ditetapkan oleh Rektor/Ketua terdiri atas unsur pimpinan, dosen, karyawan, dan pengurus LK.
Reporter: Taufik Al Akram
Editor: Afanullah