masukkan script iklan disini
Oleh: Muh.Awaluddin Faturrachman
Pengusaha yang lupa!
Lihat gedung-gedungmu disana
Kau terlalu mengejar harta
Tak peduli pada mereka
Yang sabar akan penuh cinta
Dulu hanyalah sawah dan kebun
Tanah milik pribumi
Kau rampas tak tersisa duka sedikitpun
Demi mengejar kehidupan berseri
Lalu memperkerjakan buruh-buruh tani
Di tanah mereka sendiri
Ibarat pion-pion industri
Pergi pagi pulang pagi
Hanya mencari sesuap nasi
Hey pengusaha!
Lihat hidup mereka kian sulit
Biayanya semakin menghimpit
Jangan kau mempersulit
Ketika memberi upah dengan pelit
Sungguminasa, 21 Desember 2020