masukkan script iklan disini
LAPMI, UKKIRI - Musyawarah Korps-HMI Wati (MUSKOH) HMI Kom. Adab dan Humaniora Cab. Gowa Raya berlangsung pada 21-22 Desember 2019 di Kampung Kopi, Pattallassang, Gowa.
Evaluasi kerja pengurus KOHATI Kom. Adab dan Humaniora periode 2018-2019 berlangsung dengan berbagai proses dialektika untuk merubah tatanan KOHATI ADAB lebih baik kedepannya.
Muskoh kali mengusung tema "Mewujudkan Generasi Kepemimpinan Kohati yang Berintegritas demi Tercapainya Tujuan HMI" bemakna sangat filosofis yang disampaikan oleh Diora Chaminra selaku Ketua Umum periode sebelumnya, yakni KOHATI adalah bagian dari terwujudnya lima kualitas insan cita.
Demi mencetak generasi kepemimpinan yang berintegritas, proses pemilihan formatur ketua umum KOHATI diadakan dengan pemilihan, dan ada tiga kandidat dari kader terbaik HMI Kom. Adab dan Humaniora, yakni, Dewi Sartika , A. Faizatun Nisa, dan Wa Ode Nurfadillah Andi.
Dinamika proses pemilihan berlangsung dengan sorak riak dari peserta forum. Setelah diadakan pemilihan putaran kedua dengan kandidat Dewi Sartika dan A. Faizatun Nisa.
Kemudian terpilihlah A. Faizatun Nisa sebagai Formatur dengan perolehan 25 jumlah suara.
Harapan dan program yang akan dilaksanakan formatur ketua umum pun tidak luput dari harapan setiap kader juga.
"Harapan untuk kohati kedepannya agar lebih progressive lagi dengan situasi yang ada, kami juga berharap ada pengembangan intelektual dengan adanya program seperti riset. dan advokasi serta membuat essai". Harap Faiza.
Tidak hanya itu, demisioner ketua umum Kohati HMI Komisariat Adab dan Humaniora, Diora Chaminra, juga berharap agar pengurus selanjutnya bisa lebih peka, dan lebih sabar dalam menghadapi dinamika berorganisasi.
"Alhamdulillah, semoga lebih sabar, lebih paham apa yang diiinginkan teman-teman dan lebih membumikan titah kita sebagai organisasi pengkaderan dan saling menjaga silaturahmi dan komunikasi antar pengurus." Harapnya.
Penulis: Rini Asriasni
Editor: Rezky Amelia Jumain